Berbahagialah, Bayi yang Meninggal akan Memohon Orang Tuanya Agar Dimasukkan Ke Surga
| Gheziya, Cucu Aa Gym, Sumber: Dream.co.id |
Anak adalah anugerah dan kebahagiaan bagi orang tuanya. Siapa pun tentu akan bahagia ketika dikaruniai anak dan mampu menyaksikan tumbuh kembangnya hingga dewasa. Namun tidak sedikit orang tua yang diuji oleh Allah sehingga dia tidak dapat menyaksikan anaknya tumbuh dewasa karena dia meninggal dunia. Boleh jadi sang bayi mengalami keguguran, meninggal setelah dilahirkan, atau meninggal ketika beranjak kanak-kanak.
“Ya, jelas sekali.” ungkap Ustaz Khalid Basalamah, “Asal orang tuanya Muslim. Ada banyak hadis yang menyatakan hal tersebut. Di antaranya hadis Rasulullah Saw. Beliau pernah keluar dari masjid, lalu beliau meremas baju salah seorang sahabatnya dengan keras. Sahabatnya itu kaget, dia bertanya, ‘Ya Rasulullah, ada apa?’ Lalu Nabi berkata, ‘Demi Zat yang ubun-ubunku dalam genggamannya, tidak seorang pun di antara kalian yang meninggal anaknya sebelum baligh, kecuali dia akan memegang tubuh orang tuanya sebagaimana saya pegang bajumu sekarang sampai Allah memasukkan semuanya ke dalam surga.’”
![]() |
| Sigambar.com |
Kemudian Ustaz Khalid Basalamah melanjutkan, “Dalam hadis lain yang diriwayatkan Imam Bukhari, insya Allah hadisnya sahih disebutkan, Allah azza wa jalla akan mendengar suara gemuruh di depan pintu surge. Kemudian yang Allah lebih tahu tentang suara itu bertanya kepada para malaikat, ‘Suara apa itu?’ Para malaikat menjawab, ‘Suara anak-anak Muslim yang meninggal sebelum baligh. Mereka meminta agar orang tua mereka dimasukkan bersama mereka ke dalam surga.’ Maka Allah berkata, ‘Masukkanlah orang tua mereka bersama mereka.’”
Selanjutnya Ustaz Khalid Basalamah menambahkan penjelasannya dengan memaparkan hadis lain yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim ketika Nabi mengkhusukan pengajian untuk shahabiyyat (para sahabat perempuan). Di dalam hadis tersebut disebutkan, tidak ada seorang pun di antara kalian yang 3 anaknya meninggal sebelum baligh kecuali menjadi jaminan baginya selamat dari neraka, maksudnya adalah masuk surga. Seorang sahabat perempuan bertanya, “Ya Rasulullah bagaimana kalau 2?” Rasulullah menjawab, “2 juga.” Perawi hadis ini adalah laki-laki, sempat hadir di situ, kemudian dia mengatakan, “Dan saya yakin, kalau ada satu ibu lagi yang bertanya, ‘Kalau 1, wahai Rasulullah?’ Rasulullah juga akan mengatakan satu.”
Ustaz Khalid Basalamah memberikan catatan bahwa hadis-hadis yang sudah beliau jelaskan itu tidak berdiri sendiri. Kalau orang tuanya punya indikasi-indikasi kekufuran, misalnya murtad, musyrik, munafik, atau banyak dosa-dosa besar yang dilakukan oleh mereka yang memang harus dihukum di neraka, maka ini bukan berarti spontanitas dapat masuk surga karena ada penghalang. Hadis-hadis seperti ini hanya akan berlaku bagi orang tua yang tidak ada penghalang, dalam arti memang mereka tinggal ditimbang amalnya, langsung dibantu oleh Allah Swt diberikan (diizinkan masuk surga.)
Sumber:
Ceramah Ustadz Khalid Basalamah Benarkah Bayi yang Meninggal Akan Membantu Orang Tuanya di Akhirat | youtu.be/yaIQYEZoKeI

Komentar
Posting Komentar