2 Remaja Ini Pecinta Berat Rasulullah, Beginilah Cara Keduanya Membuktikannya

 muslimobsession.com
Tidak salah jika pepatah mengatakan cinta melahirkan keberanian, mampu mengubah seseorang menjadi pemberani. Ungkapan ini bisa dibuktikan pada dua sosok remaja pada masa Nabi Muhamamd Saw. Kisah kedua remaja itu diuraikan sebagai berikut.
Ustaz Syafiq Riza Basalamah menuturkan, kita akan berbicara tentang cinta dan benci. Inilah yang pernah membuat Muadz bin Amr bin Jamuh dan Muawwidz bin Afra sangat bersemangat mencari Abu Jahal saat ketika Perang Badar.


Saat perang keduanya yang masih remaja belia mengapit Abdurrahman bin Auf. Mereka bertanya kepada Abdurrahman, “Wahai paman, di manakah Abu Jahal?”
Saat perang berkecamuk, kekuatan tidak berimbang, pasukan musuh jumlahnya lebih banyak dari pasukan Muslim. Sebenarnya Abdurrahman saat itu berharap diapit oleh orang yang kuat, namun realitasnya diapit oleh anak remaja yang pengalaman perangnya masih sedikit sekali. Tapi ternyata dirinya diapit oleh 2 orang pecinta Rasulullah.
www.abanaonline.com
Kedua remaja itu kembali bertanya, “Wahai paman, mana Abu Jahal?”
“Apa urusanmu dengan Abu Jahal?” Abdurrahman balik bertanya.
“Aku dikasihi tahu kalau dia itu suka mencela Rasulullah Saw. Demi Allah jika kau melihatnya, maka tubuhku tidak akan berpisah dengan tubuhnya, ” Ungkap Muadz. Artinya sampai mati orang yang ajalnya tiba lebih dahulu.  Begitu pula dengan Muawwidz. Dia sepemikiran dengan Muadz. Itulah bentuk cinta yang ditunjukkan kedua remaja itu kepada Rasulullah.
www.voa-islam.com
Semua orang pernah merasakan cinta. Cinta itu membuat segala sesuatu menjadi indah. Cinta membuat nyawa tidak berharga. Cinta itu membuat hati luas bak samudra. Tapi kita juga pernah merasakan benci yang membuat dada kita jadi sesak, tidak nyaman hidup di muka bumi. Benci yang terkadang menjadikan hidup kita bak neraka. Namun ternyata  ada cinta dan kebencian yang akan dipertanyakan pada hari kiamat nanti, yaitu cinta dan benci karena Allah.
Demikianlah uraian Ustaz Syafiq Riza Basalamah tentang betapa indahnya cinta 2 remaja tersebut kepada Rasulullah. Saking cintanya mereka  pada beliau, dia tak rela orang yang cintainya dihina oleh Abu Jahal. Maka orang yang telah menghina Rasul itu menjadi incaran kedua remaja itu saat Perang  Badar. Meskipun Abu Jahal  saat itu dijaga dengan amat ketat, kedua remaja ini akhirnya berhasil menumpasnya.
Sumber:
Kisah Menyentuh Hati.., Kisah 2 Remaja Pecinta Rasulullah - Ustadz DR Syafiq Riza Basalamah, MA | youtu.be/GbQwHWGaan4
www.panjimas.com/inspirasi/2015/01/08/muadz-muawwidz-bin-afra-2-remaja-eksekutor-penghina-rasulullah/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mewaspadai Teror, Bom, dan Islamofobia yang Merebak (Lagi)

Berbahagialah, Bayi yang Meninggal akan Memohon Orang Tuanya Agar Dimasukkan Ke Surga