Masya Allah, Jawaban Kartika Putri Ini Menginspirasimu Meniti Jalan Hijrah

Style.Tribunnews.com
Kartika Putri adalah salah seorang artis yang kini mantap berhijab. Saat diundang ke acara Hitam Putih, dia memberikan jawaban yang menunjukkan kemantapannya dalam berhijrah.
Saat Deddy Corbuzier bertanya, “Artis sensasional atau artisan endorsan?” Wanita berhijab itu menjawab, “Endorsan. Endorsan itu saya bisa dapat uang halal. Sensasional itu terkadang semua orang menghalalkan segala cara untuk dibicarakan, tapi nggak ada ilmunya. Kalau Bapak kan sensasi tapi ada isinya, ada tujuannya.”
“Banyak yang sensasi nggak ada ilmunya?”
“Banyak banget, bahkan merugikan diri sendiri dan memberikan contoh yang buruk untuk orang lain.”
“Tapi terkenal?”
“Ya buat apa terkenal tentang keburukan, nggak ada manfaatnya.”
“Tapi ada uangnya kan?”
“Uangnya nggak halal.”
Akun YouTube Trans7 Official
Setelah Kartika berhijab, menurutnya hal-hal yang tidak bisa dia lakukan adalah hal-hal negatif yang bisa ditiru orang lain, misalnya ghibah. Contoh lainnya adalah dia mencukur alis saja takut. Menurutnya, mencukur alis dalam Islam itu tidak boleh bagi seorang perempuan. “Jadi, saya harus menjadi contoh karena saya sadar bahwa saya seorang publik figur. Pilihan saya adalah mencontohkan yang baik atau yang buruk. Dulu mungkin secara tidak sengaja saya mencontohkan hal yang buruk.”” ungkap wanita berhijab itu.
“Dan kalau sudah berubah jangan …” kata Deddy.
“Sewaktu-waktu.” Timpal Kartika.
It is for real ya?”
“Ya itulah makanya yang kita tuju adalah berubah karena Allah. Bukan berubah karena manusia. Nah ketika berubah karena Allah siaplah kehilangan manusia.”
Ucapannya ini disambut dengan tepuk tangan para penonton. Meskipun demikian, Kartika juga sempat dibully netizen, dituduh bahwa dirinya berubah menjadi lebih baik hanya karena cari sensasi.
Tempo.co
Kartika mengaku, “Tapi saya udah nggak peduli lagi. Makanya ketika saya hijrah karena Allah saya berpikir adalah saya siap kehilangan manusia dalam arti pikiran baik atau pikiran buruk manusia.”
“Tapi elo masih emosi nggak ketika ada orang yang begitu?.”
“Enggak sama sekali. Semenjak berhijrah itu, masya Allah saya diajarkan sabar, ikhlas, dan berusaha positif thinking atas komentar orang lain dan memahami bahwa orang ini belum hijrah nih, belum tahu hidayahnya kayak apa. Aku berubah 180 derajat, jadi wajar ada pro dan kontra.”
Saat ditanya Deddy, Mimpi terbesar seorang Kartika Putri adalah masuk surga karena takut mati. Pertanyaan terakhir adalah, bahwa sebelum Kartika Putri mati, dia bilang bahwa dia harus istikamah.
Semoga jawabannya ini menginspirasi siapa pun yang membaca artikel ini, memulai selangkah demi selangkah meniti jalan hijrah dan istikamah hingga kematian menjemput.
Sumber:
Kisah Pilu Kartika Sebelum Berhijab | Hitam Putih | youtu.be/2za4IlsKW5Q

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mewaspadai Teror, Bom, dan Islamofobia yang Merebak (Lagi)

Berbahagialah, Bayi yang Meninggal akan Memohon Orang Tuanya Agar Dimasukkan Ke Surga